
mpidtv.com , Lampung Tengah – Pelaksana Tugas Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri melakukan sosialisasi persiapan pelaksanaan pekerjaan Paket Preservasi Jalan Marhen–Sulusuban di Balai Kampung Sulusuban.
Dalam sosialisasi perbaikan jalan tersebut, Komang mengatakan bahwa pemeliharaan infrastruktur jalan merupakan bagian penting dalam mendukung pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jalan Marhen–Sulusuban dinilai strategis sebagai penghubung antarwilayah yang menunjang mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pertumbuhan ekonomi daerah,” kata dia, Rabo(14/1/2026).
Menurutnya, sosialisasi tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai tahapan pelaksanaan pekerjaan serta turut berpartisipasi menjaga ketertiban selama proses pembangunan berlangsung.
Selain itu, Komang bersama jajaran terkait juga melakukan peninjauan titik nol jalan Marhen–Sulusuban yang akan dibangun.
Dengan harapan, perbaikan jalan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebelumnya, pada November 2025 lalu Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah memulai perbaikan jalan yang menghubungkan Kampung Negara Aji Tua – Marhen di Kecamatan Anak Tuha, setelah lebih dari 10 tahun kondisinya rusak parah.
Perbaikan tersebut dilakukan untuk ruas jalan sepanjang 6 kilometer.
Liku Pangestu, sopir yang biasa melintas di jalan tersebut, menceritakan, sebelum diperbaiki, jalan tersebut sudah lama menjadi kekhawatiran para sopir truk muatan karena kondisinya yang berbahaya.
Menurutnya, dampak jalan yang diperbaiki sangat besar untuk semua pihak.
Jalan bukan hanya kebutuhan masyarakat atau anak sekolah saja, tapi semua elemen, termasuk ambulans, pemadam kebakaran, polisi, bahkan pemangku kepentingan pasti butuh jalan.
“Sebelum diperbaiki, kami para sopir kalau melintas di jalan itu saat ada muatan, harus berjalan lambat. Karena kerusakannya sangat parah dan bila tidak berhati-hati, mobil bisa terguling karena lubang yang dalam dan bergelombang,” kata dia.
Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Lampung Tengah, sedikitnya ada 41,541 kilometer total panjang ruas jalan rusak yang menjadi PR dan harus diperbaiki pemerintah daerah.
Melia Sari Dewi, Plt Sekretaris Dinas BMBK Lampung Tengah, mengatakan, seluruh ruas jalan rusak bakal diperbaiki oleh Pemkab Lampung Tengah, karena pihaknya dapat amanah untuk menjadikan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas.
“Peningkatan infrastruktur jalan jadi prioritas utama kepemimpinan Bupati Ardito Wijaya. Anggaran perbaikan jalan tahun ini bersumber dari APBD murni Rp 99 miliar, APBD perubahan Rp 51 miliar, dan pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp 110 miliar,” katanya, Selasa (11/11/2025).