Pemotor Meninggal usai Tabrak Bus Pariwisata di Bima Sakti Way Kanan

Spread the love

Lampung Tengah-Infokom Nusantara, Kecelakaan maut yang melibatkan satu unit bus pariwisata dan sepeda motor menghebohkan warga Kampung Bima Sakti, Kecamatan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, Rabu (14/1/2026).

Insiden ini mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sempat terseret dan terpental ke dalam jurang.

Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan melibatkan Bus Pariwisata Putri Candi berwarna hitam yang dikemudikan oleh Umar (35), warga Kecamatan Pakuan Ratu.

Sedangkan pengendara sepeda motor bernama M. Ilhamsyah, warga Kampung Kali Awi Indah.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi, Qomarul (38), insiden bermula saat bus pariwisata melaju dari arah Kampung Negeri Jaya. Di saat bersamaan, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah berlawanan, yakni dari arah Kampung Kali Awi Indah.

“Motor terlihat hilang kendali, lalu masuk ke jalur bus dan menabrak bagian depan sebelah kanan mobil bus tersebut,” kata Qomarul.

Akibat benturan keras tersebut, korban dilaporkan terseret hingga beberapa meter sebelum akhirnya terpental ke dalam jurang yang berada di sisi jalan utama kampung.

Luka parah yang diderita korban menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Jajaran Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Negeri Besar segera meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan dari warga.

Polisi langsung melakukan pengamanan di area sekitar untuk mencegah kerumunan massa serta memastikan arus lalu lintas di jalur utama tersebut tetap lancar.

Pihak kepolisian telah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi dari dasar jurang oleh petugas dibantu warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab pasti hilangnya kendali pada sepeda motor korban.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat kondisi medan yang bersisian dengan jurang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *